Sejarah



SEKOLAH TINGGI ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK & CAREER CENTER 

(STISIP) MBOJO BIMA

Dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 telah di amanatkan bahwa salah satu tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, oleh karena itu tanggung jawab di bidang Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, yaitu Keluarga, Masyarakat dan Pemerintah.

Menyadari hal diatas dan didorong oleh kedinamisan masyarakat Kabupaten Bima yang ingin maju dan berkembang seperti Daerah-daerah lain, maka Sarjana dan Cendikiawan di Kabupaten Bima sepakat mendirikan Yayasan Pembina Universitas Mbojo yang di Ketuai oleh Bapak H. Amin Zainal.

Yayasan Pembina Universitas Mbojo dengan Surat Keputusan Nomor : 005/1981, Tanggal, 15 Juli 1981 mendirikan Universitas Mbojo dengan mengangkat Bapak H. Oemarharoen, B.Sc, sebagai Rektor. Universitas Mbojo inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya STISIP Mbojo Bima.

SEJARAH CAREER CENTER
Berbagai hasil penelitian tentang kulitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sangat memprihatinkan. Sehingga, meningkatkan dan mewujudkan SDM yang berkualitas menjadi persoalan yang sangat urgen. Belum lagi Disparitas (jurang perbedaan) kualitas SDM Kawasan Indonesia Bagian Barat dengan Bagian Timur yang sangat tinggi.

Hal ini menjadi tantangan serius bagi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Mbojo Bima sebagai salah satu Perguruan Tinggi (Perti) di Indonesia Bagian Timur. Untuk menjadi pelopor peningkatan kompetensi Mahasiswa dan alumninya secara komprehensif. Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja yang memiliki standar rekruitmen ketat. Menghilangkan sebisa mungkin missing link antara kebutuhan dunia kerja dengan keahlian mahasiswa secara dini.

Lebih dari itu. Dunia kerja tidak sekedar membutuhkan syarat awal, namun membutuhkan para aumni yang memiliki produktifitas tinggi saat telah bergabung didalamnya. Karir yang cemerang menjadi impian employer maupun perusahaan/institusi. Produktivitas rendah, akan menurunkan keberlanjutan kerjasama Perti dengan para penyedia kerja.

Kesuksesan dalam menemukan dan berkarir di dunia kerja, sangat ditentukan oleh  soft-skills. Bangku kuliah, mengasah lebih kuat pada kemampuan hard-skills. Padahal penentu kesuksesan dunia kerja adalah soft-skills (40%), networking (30%), hard-skills (20%), dan financial (10%) (Dekdiknas, 2007). Penilitian mengungkapkan, bahwa inisiatif, etika/integritas, berfikir kritis, kemauan belajar, komitmen, motivasi, semangat, dapat diandalkan, kemampuan komunikasi lisan, dan kreatif merupakan 10 atribut  soft-skills yang dominan diperlukan oleh dunia kerja (Thomas J. Stanley)

Beranjak dari semua tantangan dan guna menyongsong peluang yang ada. Maka, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Mbojo Bima, Membentuk Career Center dengan mengeluarkan Surat Keputusan Ketua STISIP Mbojo Bima Nomor : 32/STISIP/KP/2016 tertanggal 13 September 2016. Yang merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Dirjen Pembelajaran & Kemahasiswaan RI Nomor : 009 / B1 / SK / 2016 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Penerima Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir dan Pusat Karir Lanjutan.

Dalam SK Ketua STISIP Mbojo Bima Nomor : 32/STISIP/KP/2016 tertanggal 13 September 2016. Menunjuk Hadi Santoso, ST, MM sebagai Kepala Career Center. Dan diperkuat oleh Firdaus, S.Pd, M.Pd sebagai Kabid Tracer Study, Publikasi & ICT Center, Serta Dwi Arini Nursansiwi, SE, M.Ak sebagai Kabid Conseling, Training & Relationship