Demi Masa Depan, Skill Mahasiswa Stisip Mbojo Bima Dilatih

08 Oct 2016 | 21:07 - - 244 kali dibaca


Photo Bersama Ketua STISIP Mbojo Bima, Drs. Gufran, M.Si (empat dari kana), Kepala Career Center STISIP, Hadi Santoso, ST, MM (tiga dari kiri). Saat Penandatanganan MOU. 

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara (HIMPIAN) bersama Career Center STISIP Mbojo Bima menggelar workshop Soft-Hard Skill, di ruang rapat Dosen di lantai dua gedung Rektorat kampus setempat, Sabtu (1/10/2016). Organ ini (Career Center), tercatat sebagai yang pertama di dunia Kampus di NTB. Terdapat puluhan peserta, yang dilatih pada moment penting itu.

Moment tersebut, juga dibarengi penandatanganan MoU antara Career Center STISIP Mbojo Bima dengan tiga media massa. Yakni, Radar Tambora, Suara NTB dan Visioner. Ketua Career Center, Hadi Santoso ST, M.M mengatakan, Carrer center merupakan pusat karir yang dibentuk dikampus setempat, bertujuan untuk melatih skill mahasiswa, sehingga setelah selesai kuliah siap bekerja dan bersaing.

“Sekarang, dunia usaha sangat memerlukan individu yang memiliki kemampuan serta loyalitas tinggi. Makanya, kehadiran Career Center ini akan melatih kemampuan mahasiswa STISIP Mbojo untuk menatap masa depan (bekerja),” jelasnya.

Menurut CEO Sentral Muslim ini (Hadi Santoso), dengan adanya pelatihan itu, maka mahasiswa yang sudah menyelesaikan kuliahnya tidak semata-mata berharap untuk menjadi ASN atau mengabdi pada instutusi pemerintahan. Sebab, ruang-ruang diluar pemerintahan masih banyak yang lowong. “Nah, tinggal sekarang bagaimana kita memiliki target setelah selesai kuliah agar bisa bekerja dan memiliki sikap jujur agar lebih dipercaya,” terangnya.

Dia kemudian berharap, dengan adanya pelatihan bisa mengubah maindset atau paradigma mahasiswa setelah selesai kuliah. “Kami berharap ada kerjasama yang sistematis dan struktural,” harapnya.

Ketua STISIP Mbojo Bima, Drs. Gufran M.Si menyatakan, dengan adanya workshop sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dengan tiga media massa tersebut (Radar Tambora, Suara NTB dan visioner), secara pribadi merasa bangga dengan keberadaan Career Center. “Lembaga ini, belum satu bulan. Tetapi, namanya sudah sangat melesat. Ini yang harus disyukuri adanya dan harus pula dipertajam,” harapnya.

“Dengan kegiatan workshop soal skill ini, diharapkan menjadi pilot project Kampus, khususnya  di Bima dan Dompu,” pintanya. Menurutnya, mahasiswa STISIP Mbojo Bima, tidak hanya mengandalkan produk  dan menguasai analisis. Akan tetapi, juga memiliki skill sebagaimana yang tertera pada regulasi Perguruan Tinggi Sebab tahun 2017 mendatang mahasiswa setempat akan memperoleh ijazah dan surat keterangan pendamping ijazah.

 “Kendati belum diketahui isinya, Perguruan Tinggi umum, salah satunya STSIP Mbojo Bima harus ada keselarasan prestasi akademik dengan personal,” aku Gufran. Dia menambahkan, tantangan kedepan bukanlah kapasitas. Tetap, lebih mengarah pada kapabilitas persoanal mahasiswa yang selesai kuliah dapat bersaing dan bekerja di perusahaan atau diinstansi manapun.

 “Kami berharap, tantangan ini bisa dilewati, secara internal maupun eksternal untuk masa depan alumni atau mahasiswa yang pernah belajar di STISIP Mbojo Bima. Capain tersebut, bukan saja menjadi kebanggaan personalnya. Tetapi, juga menjadi kebanggaan dan catatan penting Kampus ini juga,” pungkasnya. (Rizal).

Sumber : http://visioner.co.id/berita-demi-masa-depan-skill-mahasiswa-stisip-mbojo-bima-dilatih-958.html